Tuesday, October 6, 2015
REVIEW KOMIK NARUTO
REVIEW TERHADAP KOMIK NARUTO BY MASASHI KISHIMOTO
Kali ini saya ingin mengulas pandangan pribadi saya terhadap komik NARUTO. Saya ingin membahas komik ini melalui pembahasan masalah utama atau konflik utama yang menjadi perluasan dalam pengembangan topik cerita. Masalah utama yang ingin saya lihat di sini adalah masalah perbedaan idealisme tokoh - tokoh utamanya dalam membentuk kedamaian dan persatuan dunia.
Memang di sini saya lebih cenderung kepada memberikan kritik, bukan saran. Dan menurut saya ini sedikit penting, meskipun ini hanyalah komik (khayalan). Tapi sebuah komik juga berisi pemikiran, dan pemikiran yang diketahui manusia adalah berpengaruh terhadap hidup manusia. Sehingga menurut saya perlu meluruskan pandangan-pandangan agar bersesuaian dengan realitas (kenyataan) manusia sekarang ini.
Dalam komik tersebut, Masashi sangat kental memberi penekanan terhadap aspek tekad (keinginan) (pantang menyerah) dan aspek kebencian (perasaan) (cinta) dan pertemanan (sosialisme) (kerja sama). Tapi saya tidak akan memberikan kritik terhadap aspek-aspek tsb, melainkan kepada idealisme yang dibawakan oleh tokoh - tokoh utamanya.
Untuk menghemat waktu anda dan waktu saya, saya akan memulainya.
Idealisme Obito Uchiha dan Madara Uchiha = Dunia Mimpi Abadi
Obito awalnya percaya bahwa cinta, kebaikan dan persaudaraan bisa merubah dunia menjadi lebih baik. Tapi Obito membuang impiannya karena banyak hal yang tidak berjalan sesuai keinginannya. Dia tidak bisa menerima kenyataan itu, sehingga dia beralih kepada rencana untuk menciptakan kedamaian yang mirip utopia.
Penggunaan kata utopia di sini lebih kepada kedamaian dunia dalam bentuk dunia mimpi, dengan membiarkan manusia hidup dalam dunia impian. Dengan begitu impian manusia yang satu tidak akan berbenturan dengan impian manusia lain, dan juga agar tidak ada sesuatu yang berjalan, tidak dengan keinginan individu tersebut. Suatu idealisme yang cukup menarik. Sedikit masalah yang terdapat di sini adalah bagaimana cara merealisasikannya.
Madara juga menginginkan kedamaian bagi dunia sama seperti keidealismean Obito Uchiha. Meskipun maksud kata-kataku di atas sebenarnya, Obito Uchiha hanya mengikuti konsep idealisme dunia mimpi Madara.
Madara juga contoh karakter yang mengalami perubahan pemikiran. Awalnya idealisme Madara adalah sama dengan idealisme Hashirama, yaitu menciptakan negara (dunia) yang damai dan bersatu. Tetapi ketidakpuasan dan hantaman dari kenyataan yang pahit salah satu faktor utama yang menyebabkan Madara beralih ke idealis dunia mimpi.
Mereka berdua adalah contoh kepada idealis utopianisme, yaitu kedamaian dunia yang dibentuk dengan menciptakan dunia tersendiri yaitu dunia mimpi personal. Yaitu dunia di mana setiap orang bebas menjalani impian pribadinya tanpa harus mempengaruhi dunia nyata. Konsep utama mereka adalah lebih mirip kepada TO ILLUMINATE THE WORLD.
Salah satu penyebab berubahnya pandangan mereka adalah pengalaman dalam kenyataan. Semakin manusia belajar, semakin manusia tahu bahwa dunia yang damai itu hanya ada di dalam mimpi. Aku sama sekali tidak keberatan dengan konsep pemikiran mereka untuk dibawa kepada ke kehidupan nyata. Maksudku tentu saja konsep utopianisme-nya.
Sedikit masalah di sini adalah dunia mimpi versi mereka diciptakan dengan cara irasional (tidak masuk akal) karena menggunakan jurus ninja (jutsu). Tetapi menurutku, jika menggunakan suatu alat, hal tersebut akan menjadi semakin masuk akal untuk direalisasikan ke dunia nyata.
Dan satu hal lagi, karena dunia impian tanpa harus mempengaruhi dunia nyata itu adalah suatu hal yang mustahil dan sedikit sia-sia. Maka sebenarnya akan lebih masuk akal jika dikatakan dunia nyata tersebutlah yang menjadi dunia impian.
Mungkin ide dunia mimpi ini cocok disebut dengan idealis utopianisme.
Idealisme Nagato Uzumaki dan Sasuke Uchiha = Dunia Dalam Tekanan = Otokrasi kepada Tiranisme
Idealisme Nagato = Dunia Dalam Rasa Sakit
Nagato adalah contoh orang yang membuang impiannya bahwa kedamaian bisa tercapai jika manusia saling mengerti satu sama lain. Dia berpikir bahwa dia bisa menciptakan kedamaian dan merubah kebencian di dunia ini. Tapi Nagato sadar dan membuang impiannya. Dan selanjutnya adalah melakukan idealisme kedamaian dengan jalan kekuatan. Maksudnya adalah dengan memiliki kekuatan, Nagato ingin menciptakan persatuan manusia dengan memberikan rasa takut dan kebencian manusia. Dengan begitu manusia akan berdamai dan bersatu untuk melawan dirinya.
Ide kedamaian Nagato ini adalah bentuk otokrasi (penguasa tunggal) untuk menciptakan tiranisme. Dia percaya bahwa manusia tidak akan bisa bersatu dengan kebebasan, sehingga merasa perlu memberikan tekanan.Tekanan-tekanan ini yang akan membuat manusia bersatu.
Idealisme Sasuke Uchiha = Dunia Dalam Ketakutan
Menurutku, Sasuke Uchiha adalah tokoh yang sangat labil, tidak konsisten dan individualis. Mempunyai ambisi yang kuat, sensitif tapi tidak mengetahui masalah sudut pandang kebenaran (kurang cerdas). Meskipun pada akhirnya Masashi merubah image dari Sasuke menjadi tokoh yang menginginkan kebenaran dan kedamaian dunia dengan jalan revolusi.
Idealisme Sasuke juga lebih kepada bentuk tiranisme. Sasuke adalah sama seperti Madara yaitu tidak puas akan kenyataan, dan ingin menciptakan sesuatu yang lebih nyata, yaitu dengan memberi ketakutan.
Menurutku juga tata cara revolusi tiranisme Sasuke adalah cara yang tepat dan menarik, yaitu;
- menghapus masa lalu dunia, ke luar dan ke dalam
- memberi ketakutan yang sama pada dunia
- membuat manusia bersatu untuk menghadapi hal yang sama
- hidup dalam keabadian, sehingga terus menerus memberi ketakutan yang sama
Pemikiran Nagato dan Sasuke adalah sedikit baik, meskipun dalam dunia nyata penerapan ini adalah sedikit sulit karena antara lain;
- sulitnya menemukan satu orang yang tepat untuk membawakan konsep yang tepat sasaran
- dengan pandangan bahwa keabadian adalah mustahil, konsep tiranisme ini harus diwariskan dengan sangat keras kepada generasi selanjutnya
- untuk mewujudkan konsep ini yang paling dibutuhkan adalah kekuatan
Mungkin sedikit masalah yang ada di sini adalah karena kata tirani selalu digambarkan dengan kesan negatif. Sedangkan tirani yang kumaksud di sini adalah lebih kepada diktator dalam tujuan positif, yaitu tegas, tenang, mutlak dan terfokus dalam menciptakan keadilan, kemakmuran ataupun kesejahteraan manusia.
Idealisme Naruto Uzumaki
Naruto, menurutku adalah bocah yang banyak omong kosong tapi pantang menyerah. Idealisme kedamaian Naruto adalah pewarisan idealisme Jiraiya, bahkan lebih parah lagi. Naruto percaya bahwa kedamaian bisa dicapai dengan jalan cinta, kebaikan dan persaudaraan. Dia percaya bahwa kedamaian bisa dicapai jika manusia bisa mengerti satu sama lain.
Meskipun dalam komik Naruto adalah tokoh yang berhasil mencapai dan membuktikan idealismenya. Dan mungkin memang benar jika idealisme ini adalah baik, maksudku jika kita memakai sudut pandang manusiawi, idealisme ini adalah positif dalam positif.
Tapi dalam kenyataan idealisme Naruto adalah yang paling tidak masuk akal dan sulit untuk diwujudkan. Karena hidup manusia adalah untuk kepentingan dirinya sendiri. Hanya dengan menekan keinginannya dan kepentingannya saja manusia bisa melakukan hal untuk orang lain. Dan itu, sangat sedikit manusia yang mau melakukannya. Karena dalam skala lebih besar, itu adalah sesuatu yang omong kosong.
Mungkin idealisme Naruto lebih kepada Demokrasi Sosialisme.
Begitulah cara aku membawakannya penyampaian Masashi Kishimoto tentang perbedaan idealisme tokoh utama dalam komik ini. Ini adalah hal yang menarik, meskipun menurutku terlalu sederhana, karena Masashi nyatanya terlalu baik hati dalam memberikan gambaran sifat manusia dalam komik ini. Dan kehidupan nyata adalah hal yang jauh lebih sulit daripada ini semua.
Dan komik Naruto ini memiliki banyak pesan dan moral yang kiranya bermanfaat bagi pembaca. Tetapi pesan utama dalam komik ini adalah berhubungan persatuan dan perdamaian dunia, cinta kasih, persaudaraan dan tekad pantang menyerah.
Suatu pesan adalah tidak berharga jika tidak bermanfaat demi kepentingan anda sendiri. Positif negatif adalah keputusan anda.
Dan untuk penutup aku akan menyampaikan kutipan yang kiranya berguna untuk motivasi bagi para pembaca sekalian. Kutipan yang aku bawakan kira-kira kuambil dari komik volume 72 sampai 35. Semoga bermanfaat.
KUTIPAN - KUTIPAN
Hashirama - Tidak masalah jika mimpi kita tidak terwujud, yang paling penting membuat generasi penerus kita meneruskan dan mewujudkan mimpi itu.
Madara - Jika ingin mengontrol manusia, manfaatkan kegelapan dalam hati mereka. Jika mereka tidak memiliki kegelapan, buat kegelapan itu.
Madara - Manusia mencari kedamaian sekaligus menyukai peperangan, itu adalah dua hal duniawi yang dimiliki manusia.
Madara - Memikirkan perdamaian sambil menumpahkan darah adalah hal yang bisa dilakukan oleh manusia, itulah adalah sisi dari sebuah koin. Untuk melindungi sesuatu kita harus mengorbankan yang lain, karena itu dunia dipenuhi ketidakcocokan dan ketidakkonsistenan.
Madara - Apa yang kau cari akan berakhir saat kau kehilangan dirimu.
Madara - Madara adalah orang yang menolak dunia ini dan semua orang yang mengikuti idealnya. Madaranisme.
Madara - Apa yang dilakukan dewa hanya membuat orang-orang menjadi tidak konsisten, dan jika orang-orang menyatukan jiwa mereka, mereka akan menemukan bahwa mustahil untuk mengerti satu sama lain.
Madara - Kekuatan hanya menciptakan konflik dan harapan palsu, dalam mencari kedamaian, manusia hanya akan mendapatkan konflik. Kebenarannya, kekuatan hanyalah merupakan sumber kepedihan. Orang-orang yang tidak punya kekuatan akan kehilangan semuanya.
Sangat penting untuk percaya sebelum mau melakukannya.
Maito Guy - Daun yang berguguran tidak hanya jatuh dan membusuk, tapi daun akan menjadi pupuk bagi daun baru dan segar. Memastikan daun-daun muda itu segar itu berkembang dan mengantarkannya ke musim semi yang baru adalah kewajiban daun lama.
Kakashi - Tidak peduli seberapa keras kau berusaha, delusi kesepian tidak akan mengisi kekosongan dalam hatimu jika kau menolak teman-temanmu.
Obito - Dunia yang tidak memiliki sesuatu yang berharga adalah dunia yang mati.
Obito - Jika seseorang mati, segala tentang mereka akan berakhir.
Obito - Kau hanya bisa menyesali sesuatu setelah kau melakukannya.
Obito - Dunia mimpi adalah membuat dunia ini satu, bebas untuk semua orang. Tak ada perang, kedamaian, dunia yang sempurna, di mana kebenaran di setiap kesadaran yang mengabaikan kepribadian masing-masing.
Obito - Kepribadian masing-masing membuat orang buta akan kebenaran. Ini adalah kata- kata kebenaran yang akan memimpin dunia ke dalam kebenaran.
Obito - Kau hanya bisa bicara tanpa bisa bertindak, perkataan dari seseorang yang sepertimu tidak ada harganya.
Obito - Sudah terlambat untuk menyesal, kenyataan terus berjalan dengan kejam.
Obito - Tidak ada harapan di dunia nyata ini, itulah mengapa aku mengejar dunia impian.
Obito - Dunia tidak memerlukan pahlawan atau harapan atau masa depan.
Obito - Jika kau terus bertaruh dengan kata harapan, kehampaan akan terus menunggumu. Orang yang dipercaya dan mempercayakan akan menjadi hampa.
Obito - Tidak ada gunanya menyalahkan realita yang tidak berguna ini.
Madara - Tunjukkan perasaanmu kepada musuh tanpa menutupi apapun. Karena kita tidak bisa tahu apa yang seseorang pikirkan dan rasakan di dalam sana, kita bahkan tidak tahu kalau mereka sedang meluap-luap.
Kau harus menjadi lebih kuat, jika kau lemah, tidak ada yang akan mendengarkanmu.
Hebat adalah orang yang mampu memikul apa yang dia perbuat dan meraih impian.
Obito - Ada masalah apa dengan dunia mimpi? Bukankah kenyataan itu menyakitkan?
Kakashi - Jika kau menolak perasaan temanmu di dunia ini, itu hanya karena sesuatu berjalan tidak sesuai keinginanmu, tak ada yang akan datang kepadamu dan lubang itu tidak akan terisi. Jika kau hanya berlari tanpa melakukan sesuatu, orang lain juga tidak akan melakukan sesuatu padamu. Selama kau tidak menyerah, kau masih bisa diselamatkan.
Obito - Hanya dengan menyingkirkan kenyataan dan perasaan teman-temanmu di dunia ini, kau bisa mendapatkan kebahagiaan sebenarnya.
Obito - Aku bukanlah siapa-siapa, dan tidak ingin menjadi siapapun, yang kuinginkan adalah menyempurnakan keinginanku.
Madara - Kalau manusia meninggalkan keinginannya saat menemui rintangan, manusia akan mulai mencari alasan dan mengumpulkan kebencian sebagai ganti keputusasaannya itu.
Itachi - Bisa memaafkan diri sendiri untuk sesuatu yang tidak bisa kau lakukan, dan mampu menerima kenyataan dirimu, itulah yang dinamakan kuat.
Itachi - Aku tidak percaya pada kesempurnaan, karena itulah kita terlahir dengan kemampuan untuk mempelajari sesuatu, dan dengan membandingkan diri kita dengan yang lain, kita dapat belajar lebih baik lagi.
Tidak ada kepercayaan dalam kebohongan, kebohongan membuatmu tidak mengenali dirimu sendiri.
Itachi - Seseorang hidup dalam kebenaran mereka. Kalau kebenaranmu adalah ilusi, lalu kebenaranku adalah yang sebenarnya.
Bagaimana aku bisa berjalan di jalan yang benar saat aku tidak tahu tentang kebenaran.
Kekuatan tidak ada hubungannya dengan tekad, kekuatan adalah sesuatu yang nyata.
Dalam dunia, kalau seseorang tidak berbakat, keberadaannya akan ditolak.
Itachi - Teman-temanmu akan menopang ketidakmampuanmu dan mencegahmu dari hal bodoh yang mungkin akan kau lakukan.
Itachi - Jika kau ingin mengetahui siapa dirimu yang sebenarnya, kau harus mengenal dirimu dan mengakui apa yang kau sadari.
Itachi - Seseorang yang tidak mengakui diri sendiri akan jatuh ke dalam kegagalan, seperti yang aku lakukan di masa laluku.
Kabuto - Kau tidak mengenalku, aku menghabiskan seluruh waktuku untuk mencari jati diriku dengan caraku, seluruh waktuku. Aku hanyalah aku. Lalu pada akhirnya, siapa AKU itu?
Jika kau tidak bahagia dengan yang kau miliki sekarang, kau bisa menambahkan sesuatu yang baru.
Itachi - Sebelum dapat melakukan sesuatu mengenai dirinya sendiri, manusia belajar menirukan yang lainnya.
Itachi - Tak masalah jika kau meniru sesuatu yang kau hormati, tapi kau tidak bisa menjadi dirinya. Mustahil bagimu untuk menjadi seperti dirinya. Seseorang hanya melakukan itu untuk tumbuh dan berkembang. Itu bukanlah sesuatu yang bisa kau gunakan untuk menipu dirimu sendiri.
Itachi - Kau menyerap hal yang kau anggap bernilai, dan jika kau tidak berusaha menemukan dirimu sebenarnya, kau akan gagal. Jangan menipu diri sendiri, mereka yang tidak bisa menerima diri sendiri, sebenarnya akan selalu gagal.
Obito - Tidak ada yang bisa keluar dari lingkaran yang selalu menciptakan sampah.
Madara - Seorang anak kecil adalah terlalu terburu-buru dan tidak mampu menunggu.
Obito - Suatu saat, semua orang akan melupakan idealis bodohnya. Harapan yang tidak memiliki pegangan, hanya butuh waktu sebentar untuk hilang.
Obito - Harapan dan cita-cita yang tidak mungkin adalah omong kosong, manusia harus melihat kenyataan. Apa yang kau miliki dalam kenyataan?
Obito - Apa yang ada di depanmu adalah kesepian, kau tidak perlu berada dalam kenyataan dan menahan luka.
Obito - Hidup dalam sangkar, menunggu untuk mati. Kutukan itu takkan hilang hingga manusia mati.
Naruto - Teman yang sebenarnya bukan yang diciptakan dalam mimpi sehingga tidak dapat melukai.
Orochimaru - Ada ilmu yang seharusnya tidak diciptakan.
Orochimaru - Tidak semua mimpi dan harapan bisa berjalan sesuai keinginan kita.
Orochimaru - Kebencian akan melahirkan kebencian lain, bahkan lebih besar lagi.
Orochimaru - Seseorang akan menyadari nilai dari sesuatu saat mereka kehilangannya.
Saat bertahan dari pengalaman, kehilangan cinta dan putus asa, seseorang berpeluang berubah menjadi kebencian.
Setiap jaman memiliki pertarungan sendiri.
Jiraiya - Laki-laki akan lebih kuat saat ditolak. Jadi kuat itu adalah kewajiban laki-laki.
Jiraiya - Kebahagiaan itu bukanlah sesuatu yang dicari laki-laki.
Jiraiya - Kegagalan adalah penting. Hidup dengan kepercayaan bahwa kegagalan itu berguna untuk menempa diri.
Jiraiya - Menyerahlah tentang idealismemu, cepat atau lambat, beginilah takdir manusia. Tidak perlu menderita lagi, lupakan dan buang saja.
Jiraiya - Asah kemampuanmu untuk mempertimbangkan dan mengambil keputusan yang tepat, kalau kau hidup, jadilah lebih cerdas. Kalau tetap bodoh begitu, sulit untuk bertahan di dunia kenyataan ini.
Kalau terus ragu, takkan menghasilkan apa-apa.
Nagato - Orang yang tidak pernah mengenal rasa sakit tidak akan pernah mengerti kedamaian.
Nagato - Jangan melihat luarnya saja. Kau akan semakin tidak mengerti soal perdamaian.
Nagato - Semua orang berusaha membuat kedamaian menurut mereka, berusaha untuk membalas dendam dengan nama keadilan dan menjadi rantai kebencian.
Jiraiya - Memaafkan adalah kunci untuk memutuskan rantai kebencian.
Obito - Untuk hidup di dalamnya, mempelajari masa lalu dan memperkirakan masa depan, itulah arti penting mengetahui sejarah.
Nagato - Dunia akan tahu rasa sakit yang sebenarnya, dan ketakutan kepada rasa sakit akan mengakhiri peperangan, yang akan memimpin dunia menjadi lebih stabil dan damai.
Nagato - Kau bilang bahwa kedamaianku adalah kebohongan, tapi apa yang terjadi di dunia ini. Kedamaian dengan mengerti satu sama lain adalah omong kosong.
Naruto - Akan tiba hari di mana orang akan saling mengerti satu sama lain.
Nagato - Jika kau tidak memahami rasa sakit seseorang, kau tidak akan pernah memahami mereka. Tapi hanya dengan memahami mereka, itu tidak berarti kau bisa mengambil keputusan yang tepat, itulah kenyataan di dunia ini.
Nagato - Dengan mempelajari masa lalu, orang akan semakin mengerti bahwa manusia takkan pernah mengerti satu sama lain.
Nagato - Selama dunia ini ada, kebencian akan melahirkan makhluk lain.
Nagato - Idealisme harus sesuai dengan kenyataan.
Nagato - Saat seseorang disakiti, ia belajar untuk membenci.
Nagato - Dengan memahami rasa sakit, membuat manusia menjadi lebih mengerti, rasa sakit mampu membuat seseorang mampu berkembang .
Nagato - Keadilan tanpa kekuatan adalah hampa. Kekuatan tanpa keadilan hanyalah kekerasan.
Nagato - Dalam dunia terkutuk ini, kedamaian dimana orang saling mengerti hanyalah dalam angan-angan.
Nagato - Rasa takut akan melahirkan keengganan yang kuat terhadap perang, dan pertempuran akan berakhir.
Nagato - Bahkan seseorang yang bodoh bisa tumbuh dengan benar ketika dia belajar apa itu rasa sakit.
Seorang pria tidak akan terburu-buru dengan perkataannya.
Itachi - Manusia tidak akan tahu seperti apa dirinya. Sampai saat dia akan mati.
Obito - Tidak ada namanya harapan, orang berharap hanya untuk menutupi kenyataan bahwa dirinya sendiri adalah menyedihkan. Harapan hanya pelarian manusia itu saja.
Obito - Karena mengenal penderitaan, orang bisa jadi lebih baik.
Itachi - Setiap orang hidup terikat dan tergantung pada pengetahuan dan persepsinya sendiri. Tapi pengetahuan dan persepsi itu adalah sesuatu yang samar, bisa saja kenyataan itu adalah ilusi. Semua manusia hidup dalam asumsinya sendiri. Itulah disebutnya dengan kenyataan.
Itachi - Saat seseorang memiliki perasaan sayang, maka ada resiko untuk dibenci.
Dan aku ingin menambahkan beberapa kutipan dari blog kutipan Naruto yang menurutku sedikit penting.
Nagato - Agama, ideologi, tanah, dendam atau kebetulan. Alasan sekonyol apapun bisa jadi penyebab perang.
Obito - Orang jenius hanya mampu dikalahkan oleh orang bodoh yang pantang menyerah.
Kakashi - Memang kenangan itu sulit dilupakan. Tetapi bukan berarti menjadikan itu sebagai alasan untuk terus terpuruk.
Hinata - Setiap orang menjaga ucapannya dan teguh pada pendiriannya. Itulah cara agar mereka dapat hidup berdampingan satu sama lain.
Kushina - Tak perlu banyak teman, tapi pilihlah teman yang benar-benar dapat kamu percaya.
Nagato - Rasa sayang tidak akan bisa membuatmu memaafkan seseorang dengan mudah.
Obito - Kebencian tercipta untuk melindungi cinta, itulah hukum sebab akibat yang tidak bisa dirubah pada akhirnya.
Dan sebagai penutup aku ingin menyampaikan sedikit. Berhati-hatilah dalam bermain filsafat, saat anda menyatakan sesuatu itu benar, itulah kebenaran menurut anda.
Aku tidak akan memberikan komentar untuk kutipan-kutipan yang dibuat Masashi-senpai di atas, silakan anda mengkomentari sendiri untuk kepentingan anda.
Tetapi aku sedikit mengingatkan bahkan dalam positif terdapat negatif dan dalam negatif terdapat positif. Semua hal adalah bagaimana anda menerimanya.
Aku memasukkan sedikit kutipanku untuk menyeimbangkan pemikiran di atas;
Apapun yang dikatakan manusia adalah benar selama hal itu adalah benar.
Manusia bisa saja berusaha mencari kebenaran dan keadilan dalam dunia ini, tapi mereka pasti tidak akan pernah menemukannya. Yang bisa dilakukan manusia adalah menciptakan kebenaran dan keadilan menurut pandangannya.
Manusia tidak akan bisa saling mengerti. Karena semua manusia ingin dimengerti tanpa mau mengerti. Itu sudah menjadi kutukan menjadi manusia. Jangan harapkan orang lain mengerti dirimu, mengertilah akan dirimu sendiri. Jika hatimu berlebih, mengertilah orang lain.
Tidak ada yang namanya keadilan sejati dalam dunia ini. Keadilan terjadi hanya untuk yang setara.
Karena dunia ini tidak bekerja menurut pendapatku, maka harusnya aku bekerja menurut pendapat dunia ini.
Di dalam positif bahkan terdapat sisi positif dan negatif.
Idealisme hanya untuk orang yang memiliki pengaruh.
Rasa takut kehilangan itu wajar, bahkan jika tidak ada takut, yang tersisa hanya kehilangan.
Kematian juga bahkan menyenangkan, jika tidak ada kematian, hidup ini hanya penderitaan yang tanpa akhir.
N.B. Menurutku dalam komik ini, Itachi adalah karakter yang lumayan menarik dan memiliki pemikiran yang tajam.
Subscribe to:
Comments
(
Atom
)